Bantoranews7 | Kabupaten Tangerang – Respons cepat ditunjukkan Camat Gunung Kaler, H. Udin, S.Ag., S.IP., M.Si., dengan meninjau langsung lokasi banjir akibat meluapnya Sungai Cidurian yang merendam sejumlah wilayah di Desa Kandawati, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang, Banten, pada hari ini. Jum'at (16/01/2026).
"Banjir tersebut berdampak pada beberapa kampung, di antaranya Kampung Cakung RT 003/001 dan RT 004/001, Kampung Kedung RT 005/002 dan RT 006/002, Kampung Kandawati RT 007/002, serta Kampung Belod RT 008/002. Luapan sungai terjadi akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah hulu Sungai Cidurian sejak beberapa hari terakhir."
Dalam peninjauan tersebut, Camat Gunung Kaler didampingi unsur Muspika Kecamatan Gunung Kaler, Pemerintah Desa Kandawati, Tim BPBD Kabupaten Tangerang, jajaran Polresta Tangerang, serta Koramil 07/Kresek. Kehadiran lintas instansi ini sebagai bentuk sinergi dan komitmen pemerintah dalam menangani dampak bencana secara cepat dan terpadu.
Camat Gunung Kaler, H. Udin, menyampaikan bahwa peninjauan ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi warga terdampak sekaligus memastikan langkah penanganan darurat berjalan optimal.
“Pemerintah hadir untuk masyarakat. Kami ingin memastikan keselamatan warga serta bantuan juga tim medis Kecamatan Gunung Kaler dari pemerintah benar-benar turun langsung dan tepat sasaran,” ujarnya di sela-sela peninjauan.
Selain melakukan pendataan warga terdampak, tim gabungan juga meninjau kondisi rumah warga, akses jalan, serta titik-titik rawan yang berpotensi mengalami banjir susulan. BPBD Kabupaten Tangerang turut menyiagakan personel dan peralatan untuk antisipasi apabila debit air kembali meningkat.
Sementara itu, pihak Pemerintah Desa Kandawati, Sumarni, mengapresiasi langkah cepat Camat Gunung Kaler beserta jajaran. Menurutnya, kehadiran pemerintah dan aparat di lapangan memberikan rasa aman dan kepastian kepada warga yang terdampak banjir.
"Dengan adanya koordinasi lintas sektor ini, diharapkan penanganan banjir di wilayah Desa Kandawati dapat dilakukan secara cepat, efektif, dan berkelanjutan, sekaligus menjadi evaluasi bersama untuk upaya pencegahan banjir di masa mendatang."
(Red).



