Bantoranews7 | Kabupaten Tangerang – Gedung Kepemudaan Kecamatan Gunung Kaler yang baru selesai dibangun dilaporkan mengalami kebocoran saat hujan turun. Kondisi tersebut menimbulkan sorotan publik dan memunculkan dugaan lemahnya kualitas pengerjaan proyek pembangunan gedung penunjang dan sarana prasarana kecamatan. Rabu (21/01/2025).
Ketua Media Center Gunung Kaler, Sahadi, menyampaikan keprihatinannya atas kondisi bangunan yang seharusnya menjadi fasilitas representatif bagi kegiatan kepemudaan di wilayah tersebut. Menurutnya, kebocoran yang terjadi menunjukkan bahwa pelaksana proyek diduga tidak mengedepankan kualitas konstruksi.
“Bangunan ini dibiayai dari uang rakyat. Sangat disayangkan jika baru dibangun sudah mengalami kebocoran saat hujan. Ini patut dipertanyakan kualitas pengerjaannya,” ujar Sahadi kepada wartawan
Berdasarkan papan informasi proyek, pembangunan tersebut merupakan Pembangunan Gedung Penunjang dan Sarana Prasarana Kecamatan yang berlokasi di Kabupaten Tangerang. Proyek ini menelan anggaran sebesar Rp 3.428.166.000,00 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tangerang. Adapun pelaksana kegiatan adalah CV. Gembong Putra Samudra.
Sahadi menegaskan, pihaknya meminta agar instansi terkait segera turun tangan melakukan pengecekan fisik bangunan secara menyeluruh. Ia juga mendesak agar dilakukan evaluasi terhadap pelaksana proyek guna memastikan apakah pekerjaan telah sesuai dengan spesifikasi teknis dan standar mutu yang ditetapkan.
“Jangan sampai ini dibiarkan. Jika memang ditemukan kelalaian, harus ada tanggung jawab dari pihak pelaksana. Gedung ini dibangun untuk kepentingan pemuda dan masyarakat Gunung Kaler,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun dinas terkait mengenai penyebab kebocoran dan langkah perbaikan yang akan dilakukan.
Masyarakat berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah tegas agar fasilitas publik tersebut dapat digunakan secara layak dan aman.
(Red)


